Review Film Vice

Review Film Vice

Review Film Vice. Film Vice karya Adam McKay yang rilis pada akhir 2018 tetap menjadi salah satu potret politik paling tajam dan kontroversial dalam beberapa tahun terakhir, terutama ketika dibahas ulang di tengah dinamika kekuasaan kontemporer pada 2026. Mengisahkan perjalanan Dick Cheney dari seorang pemuda bermasalah di Wyoming hingga menjadi wakil presiden paling berpengaruh dalam sejarah Amerika di bawah George W. Bush, film ini menyajikan satire pedas yang menggabungkan elemen komedi absurd dengan kritik mendalam terhadap sistem politik. Christian Bale tampil memukau dengan transformasi fisik dan vokal yang luar biasa sebagai Cheney, sementara Amy Adams, Sam Rockwell, dan Steve Carell melengkapi ensemble dengan penampilan yang penuh nuansa. McKay menggunakan gaya narasi yang eksperimental—lengkap dengan breaking the fourth wall, narasi tak terduga, dan montase cepat—untuk menggambarkan bagaimana seorang pria pendiam mampu membentuk kebijakan luar negeri yang mengubah dunia. Di era di mana isu kekuasaan eksekutif, perang abadi, dan pengaruh korporat masih hangat diperdebatkan, film ini terasa semakin relevan sebagai pengingat bahwa ambisi pribadi bisa menyusup ke pusat kekuasaan dengan cara yang hampir tak terlihat. INFO PROPERTI

Sinopsis dan Potret Ambisi Politik Cheney: Review Film Vice

Vice mengikuti lintasan hidup Dick Cheney mulai dari masa mudanya yang penuh masalah alkohol hingga naiknya ke puncak kekuasaan di Washington. Setelah dinasehati keras oleh istrinya Lynne, Cheney memutuskan untuk mengubah hidupnya dan memasuki dunia politik sebagai asisten Donald Rumsfeld, kemudian menjadi anggota Kongres, menteri pertahanan di era George H.W. Bush, hingga akhirnya dipilih sebagai wakil presiden oleh George W. Bush yang relatif tak berpengalaman. Film ini menekankan bagaimana Cheney secara metodis membangun pengaruhnya melalui pemahaman mendalam tentang birokrasi dan konstitusi, termasuk reinterpretasi Unitary Executive Theory yang memberi presiden—dan karenanya dirinya—kekuasaan luar biasa. Setelah serangan 11 September, Cheney digambarkan sebagai arsitek utama kebijakan perang di Irak, pengesahan penyiksaan, dan pengawasan massal, semuanya dilakukan dengan sikap tenang dan perhitungan dingin. Narasi film penuh dengan momen satir seperti penjelasan metaforis melalui ikan memancing atau restoran mewah, serta adegan-adegan yang menyoroti kontradiksi pribadi Cheney, terutama hubungannya dengan putrinya yang lesbian di tengah dukungannya terhadap kebijakan anti-gay. Pendekatan ini membuat penonton melihat bukan hanya fakta sejarah, melainkan mekanisme kekuasaan yang memungkinkan satu orang mengendalikan begitu banyak tanpa sorotan publik.

Penampilan Christian Bale dan Ensemble Pendukung: Review Film Vice

Christian Bale memberikan penampilan yang luar biasa sebagai Dick Cheney, dengan transformasi fisik yang mencengangkan—penambahan berat badan, suara rendah yang khas, dan gerakan minimalis yang mencerminkan sikap pendiam namun mengintimidasi. Bale berhasil menangkap esensi Cheney sebagai sosok yang jarang menunjukkan emosi, namun setiap jeda bicara atau tatapan mata menyiratkan kekuatan besar di baliknya, membuat karakternya terasa nyata dan menakutkan sekaligus. Amy Adams sebagai Lynne Cheney tampil kuat, menggambarkan seorang wanita ambisius yang menjadi motor penggerak suaminya, dengan chemistry yang kompleks dan penuh ketegangan. Sam Rockwell sebagai George W. Bush menghadirkan potret lucu namun menyedihkan dari seorang presiden yang mudah dimanipulasi, sementara Steve Carell sebagai Donald Rumsfeld menambah lapisan komedi hitam dengan sikapnya yang sinis. Ensemble ini bekerja secara harmonis, menghindari karikatur berlebihan meski dalam konteks satire, sehingga konflik internal dan dinamika kekuasaan terasa autentik. Penampilan mereka tidak hanya menghibur, melainkan juga memperkuat kritik terhadap bagaimana individu dengan ambisi tinggi bisa membentuk kebijakan nasional tanpa pertanggungjawaban yang memadai.

Gaya Sutradara Adam McKay dan Kritik terhadap Sistem Politik

Adam McKay melanjutkan gaya eksperimental yang ia gunakan di film sebelumnya, dengan narasi non-linear, interupsi komik, dan elemen visual yang tak biasa untuk menjelaskan konsep politik rumit seperti unitary executive atau pengaruh Halliburton. Pendekatan ini membuat film terasa cepat dan menghibur, namun juga kadang terasa berantakan ketika beralih antara satire tajam dan drama serius. McKay tidak ragu menyalahkan Cheney atas banyak masalah pasca-2001, termasuk perang Irak, naiknya terorisme, dan erosi kebebasan sipil, sambil menyiratkan bahwa sistem politik Amerika memungkinkan hal tersebut terjadi. Kritiknya terhadap demokrasi yang rentan terhadap manipulasi kekuasaan terasa pedas, terutama melalui adegan-adegan yang menunjukkan bagaimana keputusan besar diambil di balik pintu tertutup. Meski beberapa momen terasa berlebihan atau terlalu langsung, gaya McKay berhasil membuat topik berat seperti perang dan penyiksaan tetap mudah dicerna tanpa kehilangan bobotnya. Film ini menjadi cermin bagi penonton untuk merefleksikan bagaimana kekuasaan bisa disalahgunakan ketika pengawasan lemah, dan bagaimana ambisi pribadi bisa berdampak luas pada jutaan nyawa.

Kesimpulan

Vice adalah film yang ambisius, provokatif, dan tak mudah dilupakan, dengan kekuatan utama terletak pada penampilan Christian Bale yang brilian serta visi satir Adam McKay yang berani menyerang pusat kekuasaan Amerika. Meski gaya narasinya kadang terasa tidak konsisten dan pendekatannya sangat partisan, film ini berhasil menyampaikan pesan kuat tentang bahaya kekuasaan tak terkendali dan pentingnya akuntabilitas dalam demokrasi. Di tengah diskusi politik saat ini yang masih bergulat dengan warisan perang, pengawasan, dan pengaruh korporat, Vice tetap relevan sebagai pengingat bahwa sejarah sering ditulis oleh orang-orang yang bekerja dalam bayang-bayang. Bagi yang menyukai sinema yang menggabungkan hiburan dengan kritik sosial tajam, film ini adalah tontonan penting yang meninggalkan rasa tidak nyaman sekaligus pemahaman lebih dalam tentang bagaimana kekuasaan benar-benar beroperasi.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *