Review Film The Notebook

review-film-the-notebook

Review Film The Notebook. Dirilis pada tahun 2004, The Notebook tetap menjadi salah satu film romansa paling legendaris dan masih dicintai hingga tahun 2025. Diadaptasi dari novel karya Nicholas Sparks dan disutradarai oleh Nick Cassavetes, film ini dibintangi oleh Ryan Gosling sebagai Noah Calhoun dan Rachel McAdams sebagai Allie Hamilton. Kisah cinta yang penuh gairah dan pengorbanan ini telah membuat jutaan penonton tersentuh, dengan chemistry yang kuat antara kedua pemeran utama. Berpadu dengan latar romantis Carolina Selatan dan narasi yang emosional, The Notebook menjadi standar emas untuk film romansa. Berikut adalah ulasan tentang ringkasan film, alasan di balik daya tarik romantisnya, serta sisi positif dan negatif dari karya ini. BERITA BOLA

Ringkasan Singkat Film Ini
The Notebook mengisahkan cinta antara Noah Calhoun, seorang pekerja kayu dari kelas pekerja, dan Allie Hamilton, gadis kaya dari keluarga terpandang, yang bertemu di sebuah kota kecil di Carolina Selatan pada 1940-an. Mereka jatuh cinta di musim panas yang penuh gairah, namun hubungan mereka terhenti ketika orang tua Allie, yang tidak setuju dengan status sosial Noah, memisahkan mereka. Bertahun-tahun kemudian, setelah Perang Dunia II, mereka bertemu kembali. Allie kini bertunangan dengan seorang pengacara sukses, Lon Hammond, tetapi hatinya masih terpaut pada Noah. Melalui kilas balik dari buku catatan yang dibacakan oleh Noah tua kepada Allie yang menderita demensia, penonton diajak menyaksikan perjuangan cinta mereka melawan waktu, kelas sosial, dan penyakit. Film ini menggambarkan kekuatan cinta yang abadi, penuh pengorbanan dan kesetiaan.

Apa Yang Membuat Film Ini Sangat Romantis: Review Film The Notebook
The Notebook memikat hati dengan chemistry luar biasa antara Ryan Gosling dan Rachel McAdams, yang terasa begitu nyata hingga membuat penonton percaya pada cinta mereka. Adegan ikonik seperti ciuman di bawah hujan, saat Noah dan Allie bersatu kembali setelah bertahun-tahun terpisah, menjadi simbol romansa yang tak terlupakan. Lirik seperti “It’s not gonna be easy, it’s gonna be really hard” dari Noah menunjukkan komitmen yang tulus, membuat penonton terhanyut. Latar pedesaan Carolina Selatan, dengan danau, rumah kayu, dan perahu dayung, menciptakan suasana romantis yang memukau. Soundtrack, termasuk lagu I’ll Be Seeing You, memperkuat emosi cinta yang mendalam. Tema pengorbanan, di mana Noah setia merawat Allie hingga akhir hayat meski ia lupa kenangan mereka, menjadikan film ini gambaran cinta sejati yang melampaui segala rintangan.

Sisi Positif dan Negatif dari Film Ini
Dari sisi positif, The Notebook menawarkan pengalaman emosional yang kuat dengan akting memukau dari Ryan Gosling dan Rachel McAdams, yang berhasil menghidupkan karakter Noah dan Allie dengan penuh jiwa. Sinematografi yang indah, dengan warna-warna hangat dan pengambilan gambar yang dramatis, menambah daya tarik visual. Film ini juga berhasil menyeimbangkan romansa dengan tema yang lebih dalam, seperti penuaan, kehilangan, dan kesetiaan, membuatnya relevan bagi berbagai usia. Kesuksesannya di box office dan popularitasnya yang abadi hingga 2025 membuktikan daya tarik universalnya. Namun, dari sisi negatif, beberapa penonton menganggap alur cerita terlalu melodramatis, khususnya dengan elemen penyakit dan konflik kelas sosial yang khas dalam karya Nicholas Sparks. Karakter pendukung, seperti keluarga Allie atau Lon, kurang mendapat pengembangan mendalam, membuat fokus terlalu terpusat pada pasangan utama. Selain itu, beberapa kritikus menilai beberapa dialog agak klise, meski tidak mengurangi pesona film bagi penggemar romansa.

Kesimpulan
The Notebook adalah film romansa yang menghadirkan kisah cinta abadi yang penuh gairah dan pengorbanan, menjadikannya salah satu karya paling dikenang hingga 2025. Dengan chemistry kuat antara Ryan Gosling dan Rachel McAdams, ditambah latar dan soundtrack yang memukau, film ini berhasil menangkap esensi cinta sejati. Meski ada kritik tentang kesan melodramatis dan pengembangan karakter pendukung yang minim, kekuatan emosional dan pesan tentang kesetiaan membuatnya tetap relevan. The Notebook adalah pengingat bahwa cinta sejati dapat bertahan melawan waktu dan cobaan, menjadikannya pilihan wajib bagi penggemar drama romansa yang mencari kisah yang mengharukan dan inspiratif.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *